Monday, February 25, 2013

Mudik di Cina








Mudik Lebaran ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia. Pada Tahun Baru di Cina juga. 

Bagi sebagian besar masyarakat China, kesempatan mudik pada tahun baru merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu karena hanya bisa dilakukan setahun sekali. Berkumpul bersama dengan keluarga di rumah adalah tradisi yang panjang dan turun-teturun. 

Karena itu, tidak mengherankan jika setiap orang Cina yang pindah ke kota-kota besar ingin and mencoba pulang bersamaan saat Tahun Baru Cina menjadi dekat. Pada proses mudik terjadi gelombang migrasi besar-besaran dari satu tempat ke tempat lain. Setidaknya sekitar 700 juta orang atau lebih dari separuh penduduk Cina melakukan mudik dengan berberapa transportasi mulai dari bis, kereta, pesawat udara hingga sepeda motor.

Dengan jumlah pemudik besar,mudah untuk membayangkan betapa sulit untuk menangani semua pemudik sekaligus untuk kota-kota besar, seperti Beijing, Shanghai, Chengdu, Guangzhou dan sebagainya. Beda dengan pemudik di Indonesia yang mayoritas hanya berasal dari Jakarta.

Menurut Regulator Penerbangan Cina, di sektor penerbangan telah dilakukan penambahan sebanyak 14 ribu penerbangan dan penjualan tiket sejak akhir tahu 2012. Sementara, di sektor perkeretaapian telah dilakukan penambahan operasionalisasi kereta menjadi sekitar 4,100 kereta per hari mengangkut sekitar 235 juta orang.

Menurut saya, saya merasa sangat beruntung karena sebagian besar keluarga saya tinggal di kota yang sama sehingga keluarga saya tidak perlu menikuti pemudik selama tahun baru Cina.

No comments:

Post a Comment