Sunday, December 9, 2012

Tempat Spesial

Saya suka perjalanan, tapi saya pikir tempat akan mempunyai arti spesial setelah saya mengunjungi. Tempat yang saya mau mengunjungi biasanya adalah tiga alasan yang tercantum di bawah ini:

- Saya ada teman atau keluarga di sana.
- Saya tinggal di sebuah tempat untuk belajar atau bekerja, dan perjalanan ke tempat-tempat terdekat.
- Tempat itu benar-benar indah atau memiliki sejarah panjang.


Saya pergi ke Hangzhou tiga kali karena alasan pertama. Stugart, Amsterdam dan Delhi juga termasuk di sini. 
Saya pergi ke Beijing, Singapura, Praha, Vancouver, Saigon, dan Siem Reap karena alasan kedua.
Saya pergi ke Alaska dan Udaipur karena alasan ketiga.



Tetapi, Maroko berbeda. Janurary yang lalu saya bermimpi tentang Maroko, sebuah negara saya bahkan tidak tahu ibu kota. Mengapa Saya punya mimpi tentang sebuah negara yang jauh jauh dan saya hampir tidak tahu apa-apa tentang? Itu harus ada alasan. Jadi saya memesan tiket dan pergi ke sana untuk liburan musim semi sebagai hadiah ulang tahun untuk saya.

Bagian favorit saya dari perjalanan di Moroko adalah menonton bintang-bintang di padang pasir. Ketika saya di Marrakesh, saya couchsurf bersama dengan couchsurfers lainnya di apartemen seorang laki-laki. Dia mahasiswa yang berasal dari sebuah kota kecil di dekat padang pasir. Dia ingin kembali ke kota kecil ketika dia lulus. Saya bertanya dia mengapa. Dia menjawab saya akan tahu setelah saya mengunjungi gurun. Memang, saya mengerti setelah mengunjungi kampung halamannya. Waktu saya berbaring di padang pasir, saya menyadari orang-orang sangat kecil sehingga semua masalah dan kekhawatiran yang tidak penting dibandingkan dengan seluruh alam semesta. 


Tujuan berikutnya - Meksiko dan Kuba!


  

Saturday, December 1, 2012

Budaya dan Bahasa


     Beberapa tahun yang lalu, saya ingat saya membaca sebuah surat yang pembaca menulis kepada editor di koran mengeluh dia tidak bisa menemukan lagu dari Korea untuk siswa pertukaran dari Korea. Dia mengkritik kelas musik di Amerika hanya belajar musik dari Amerika atau Eropa. Tetapi, hanya beberapa tahun setelah itu, lagu Korean naik daun dalam Asia dan dunia. Lagu Gangnam Style menyebar ke seluruh dunia dan mendapat paling pemirsa pada sejarah Youtube. Bahkan mantan maskot sekolah saya melakukan parodi tentang lagu itu.


     Seiring dengan K-Pop, belajar bahasa Korea menjadi populer juga. Saya tidak mengatakan belajar Korea menjadi populer hanya karena dari popularitas K-Pop, tapi pasti salah satu faktor penting.

     Saya pikir industri entertainment yang makmur di suatu negara memiliki pengaruh yang baik dalam banyak aspek. K-Pop dan drama Korea membuat remaja ingin belajar bahasa dan budaya, dan bahkan menggunakan produk Korea. Beberapa teman saya mulai menggunakan Samsung Galaxy III dan Note karena mereka melihat aktor dan aktris dalam drama Korea menggunakan HP itu. Mereka pikir HP itu lebih bagus ketimbang iPhone. 


Friday, November 9, 2012

Gula Kesenian di Chengdu


 

Gula Kesenian, yang menggunakan gula untuk melukis dengan sendok khusus, memiliki lebih dari 500 tahun sejarah. Saya ingat ketika saya masih kecil, saya meminta orang tua saya untuk membeli Gula Kesenian setiap kali kami pergi ke taman. Saya memutar rotasi bambu yang ada 12 Zodiac Cina, dan menunggu artis melukis zodiac saya dapat dengan gula. Sebuah gula kesenian biaya sekitar 50 sen. 

Terutama di mana-mana di Sichuan, dulu ada banyak warung gula lukisan terlihat. Artis punya piring marmer yang berbentuk persegi. Sebelah piring marmer, Artists menampilkan beberapa lukisan gula dia bisa membuat, dan sebuah rotasi kayu. Anak-anak memutar rotasi bambu, ketika Panah bambu berhenti, Panah titik apa Zodiac binatang berarti bahwa artis apa akan dilukis dengan gula. Ada Zodiac binatang besar, seperti naga; tetapi ada Zodiac binatang kecil, seperti mouse. 



Meskipun Gula Kesenian populer and banyak anak-anak suka, banyak artis berhenti melakukannya sebagai sebuah profesi karena keuntungan sangat kecil.  Untuk melindungi seni ini, pada tahun 1996, Pemerintah Chengdu didirikan Asosiasi Gula Kesenian, dengan tujuan untuk melanjutkan warisan. Sejak  saat itu, asosiasi dapat dana dari pemerintah setiap tahun dan sering pergi ke luar negeri untuk menunjukkan seni ini. Sekarang, Gula Kesenian lebih terkenal di dunia. Saya pikir itu ide bagus tentang melindungi keseninan. Tanpa bantuan dan dana dari pemerintah, Gula Kesenian tidak bisa berlangsung lama.




Friday, October 19, 2012

Menjadi Relawan

Saya pindah ke Portland, Oregon pada 2010 untuk internship saya, dan tinggal di sana selama setengah tahun. Saya mulai relawan di Immigrant and Refugee Community Organization(IRCO), LSM terutama melayani untuk hidup pengungsi masyarakat Asia Tenggara di Portland, untuk mendapat lebih banyak pengalaman. Saya pergi ke Lent SD dua kali seminggu sebagai guru dan mengajar empat 9-tahun perempuan matematika dan bahasa Inggris

Saya suka siswa saya. Tiga siswa dari Vietnam dan satu adalah dari Laos. Mereka semua baru saja pindah ke Amerika dengan orang tua 1 tahun yang lalu sehingga bahasa Inggris mereka tidak baik. Pada awalnya, kita tidak akrab. Sebelum saya pergi ke sana, mereka mengobrol seperti orang sinting, tapi menjadi sangat pemalu ketika saya bertemu dengan mereka. Hanya setelah sebulan mereka menjadi teman dengan saya. Di mata saya, siswa saya belajar lebih keras dibandingkan dengan anak-anak Amerika. Kadang-kadang mereka tidak bisa membuat PR. Itu tidak karena mereka bodoh, tetapi karena mereka tidak bisa mengerti pertanyaan dalam bahasa Inggris. Sering kali setelah saya menjelaskan arti pertanyaan, mereka bisa membuat PR matematika. Siswa saya juga memiliki semangat yang kuat dan mengabaikan cemoohan dari siswa lainnya. Siswa saya lebih dewasa dibandingkan anak-anak yang di kelas sama, dan tahu mereka perlu belajar keras sehingga orang lain akan menghargai mereka.

Waktu saya sebagai relawan di IRCO menyenangkan. Saya sangat berharap suatu hari saya akan bertemu siswa saya lagi.




Friday, October 12, 2012

Batik Workshop

Hari Minggu lalu, saya pergi ke Eagle Heights untuk Batik Workshop dengan teman-teman dari kelas bahasa Indonesia yang lain. Workshopnya menarik sekali. Cuaca hari itu benar-benar baik sehingga workshop dilakukan di luar, dekat apartemen Arti. 

Saya pergi ke sana sekitar jam 2, dan beberapa siswa sudah mulai. Langkah pertama adalah membuat molani. Tapi saya sudah melakukannya di rumah (Terima kasih Billy!). Jadi, awalnya saya melukis dengan lilin oleh canting. Langkah ini sangat sulit karena saya tidak bisa mengendalikan canting dengan baik. Di membantu saya dan menunjukkan beberapa teknik. Nenek dia di Jawa adalah seorang profesional batik. Langkah selanjutnya adalah pewarnaan. Untuk pewarnaan lebih mudah dan lebih cepat, saya melukis batik saya ungu semuanya. Setelah itu, menunggu untuk pengeringan. Ketika menunggu pengeringan, Arti memasak pisang goreng, sepiring vegetarian (Saya lupa nama itu...=.=) dan teh untuk kita. Mereka semua enak. Langkah terakhir adalah menghilangkan lilin. 

Meskipun batik saya tidak cantik, saya masih menyukainya. Dan yang paling penting, saya bersenang-senang selama proses. Saya sangat suka batik dibuat oleh Mbak Aqilah dan Mbak Verena. Mereka kreatif. (:





Saturday, October 6, 2012

Kampung Halaman Saya - Chengdu, Sichuan

Ketika saya tahu saya harus menulis tentang kampung halaman saya minggu ini, saya tahu itu adalah tugas yang sulit karena ada begitu banyak hal yang saya ingin memberitahu dan saya bahkan tidak tahu mulai dari mana. Tapi saya akan coba...

Sebagai sebuah kota yang didirikan lebih dari 2.000 tahun lalu oleh para pendiri Kerajaan Shu, salah satu dari tiga kerajaan besar di masa China kuno, tentu saja ada banyak hal-hal untuk dibicarakan. Kalau dulu, sangat sulit untuk pergi ke Chengdu atau Sichuan pada umumnya, tapi kini itu sebenarnya sangat nyaman. Penyair terkenal Li Bai di Dinasti Tang menulis puisi menggambarkan "jalan menuju Sichuan sulit, itu lebih sulit daripada pergi ke langit (蜀道难, 难于上青天)." Sekarang, Chengdu adalah salah satu pusat transportasi di Cina. Ini memiliki bandara tersibuk ke-5 di China menyusul Beijing, Guangzhou dan Shanghai (2 bandara), dan juga memiliki rute kereta api tertinggi di dunia yang pergi ke Tibet

 

Chengdu memiliki banyak tempat wisata dan situs sejarah karena sejarah panjang. Kalau dulu banyak atraksi yang sangat damai dan cukup, kini sebagian besar ramai. Tetapi, sebagai seorang Chengduer lokal, saya masih tahu di mana untuk menemukan kedamaian - Wenshu Kuil. Wenshu Kuil terletak di pusat kota Chengdu. Selain aula dan kebun, kuil juga memiliki rumah teh yang Anda bisa dapat mengetahui kehidupan di Chengdu, seperti yang sering dikunjungi oleh penduduk setempat yang terlibat dalam permainan catur, membaca, dan hanya mengobrol dengan keluarga dan teman-teman. Kuil ini juga memiliki restoran vegetarian. 

Lain yang Chengdu terkenal adalah makanan pedas. Kalau dulu, orang harus pergi ke seluruh kota untuk mendapatkan berbagai jenis makanan setempat. Itu tidak masalah untuk masyarakat setempat karena kita kadang-kadang menyetir beberapa jam keluar dari kota hanya untuk mencoba sebuah restoran yang kita dengar adalah baik, tapi itu masalah untuk wisatawan. Jadi kini, pemerintah Chengdu direnovasi Jinli Street. Bagi para pengunjung yang menggemari makanan tradisional Sichuan, kawasan ini sangat tepat untuk berburu kuliner makanan khas Sichuan yang terkenal pedas. berbagai jenis makanan khas Sichuan bisa dapat di sini. Saya tidak bisa memberitahu makanan khas Sichuan cukup, jadi...silakan menonton video bawah:

 

Informasi lebih lanjut (dalam bahasa Inggris):
WikiTravel Chengdu

Friday, September 28, 2012

Wawancara tentang batik - Mbak Prima

Mbak Prima dari Jakarta. Sesudah dia lulus dari SMA, dia pindah ke Seattle dan tinggal di sana selama 2 tahun. Kemudian, dia pindah ke UW-Madison dan belajar keuangan.

Kami bertemu di Starbucks di jalan State senin yang lalu sesudah kelas saya. Hari itu, cuacanya tidak bagus. Jadi saya sangat menghargai Mbak Prima bisa bertemu dengan saya.

Mbak Prima memberitahu saya batik ada banyak jenis. Tapi, favorit dia batik yang putih dan tidak ada desain kompleks. Mbak Prima membawa sebuah batik yang dibuat oleh teman dia dari Indonesia. Dia memakainya terakhir kali pada bulan Desember lalu untuk pertemuan keluarganya. Orang-orang di Indonesia memakai batik pada hari besar dan penting, seperti pernikahan dan libur nasional.

Mbak Prima tidak tahu sejarah tentang batik, tapi dia tahu bagaimana membuat batik. Langkah pertama adalah membuat molani. Setelah selesai melakukan molani, melukis dengan lilin oleh canting. Kemudian, mulai proses pewarnaan pertama, pencelupan dan pengeringan. Lalu, ulangi proses lagi sebelum menghilangkan lilin. Proses selanjutnya adalah nglorot untuk menghilangkan lapisan lilin. Proses terakhir adalah mencuci dan mengering batik itu.

Mbak Prima pikir dibandingkan dengan dulu, batik kini lebih pendek dan pas untuk badan perempuan. Dia berharap orang muda di Indonesia bisa memakai batik lebih sering, tidak hanya dalam hari besar dan tradisional.



Monday, September 24, 2012

Apartemen saya

Pekerjaan rumah blog untuk minggu ini, saya perlu ceritakan mengenai apartemen saya. 

Sebelum saya datang ke Madison, saya mencari apartemen dengan teman sekamar saya selama sebulan. Kami menulis email pada banyak manajer apartemen, tapi hanya beberapa manajer apartmen menjawab. Kami sangat khawatir. Kamudian saya tahu seorang senior dari SMA saya belajar di UW-Madison juga, jadi saya menghubungi dia. Dia menbantu kami mendapat apartmen ini - The Carolina Apartment. 

The Carolina Apartment bagus sekali! Apartemen ini terletak di jalan Sheboygan, Hanya 2 blok dari Hilldale Mall yang ada banyak aktivitas. Orang-orang di sana tidak hanya bisa berbelanja, tetapi sekaligus bisa memonton film dan menyantap makanan enak. Konon, Hilldale Mall direnovasi pada tahun 2006. Lokasi Carolina Apartment di dekat dari bank, kantor pos, bioskop, restoran, kantor medis dan gigi, dll. 

Sebagian besar apartmen di jalan Sheboygan sebelah Rennebohmn Park yang taman besar, Carolina Apartment juga. Salah satu aktivitas saya suka disana: makan jajanan dengan teman-teman sambil menonton matahari terbenam. (: 

The Carolina Apartment tidak hanya memiliki lingkungan yang baik, tetapi juga memiliki fasilitas yang baik. Masing-masing kamar di sini memiliki teras atau balkon. Setiap kamar memiliki pendingin udara dan pemanas juga.



Friday, September 14, 2012

Musik dari Dunia

     Saya baru saja pulang dari Memorial Union Terrace. Teman-teman dan saya pergi ke sana untuk perayaan ulang tahu. Hari ini hari pertama dari Madison World Music Festival 2012. Band dari banyak negara datang untuk bermain dan melakukan musik khas mereka. Di Festival itu ada sebuah band dari Pakistan juga. Ini pertama kalinya saya mendengarkan musik Pakistan. Sangat menarik!

     Saya suka berbagai jenis musik, asalkan itu tidak rock. Tapi kini, saya mau mengenalkan Pink Martini. Pianis Thomas Lauderdale mendirikan Pink Martini seperti "orkestra kecil" pada tahun 1994 di Portland, Oregon. Pink Martini bermain musik untuk pengumpulan dana politik seperti lingkungan, pendidikan, perpustakaan publik, dll. Pink Martini mengambil inspirasi musik dari seluruh dunia. Mereka tidak hanya persimpangan genre klasik, jazz dan pop klasik, mereka juga bernyanyi dalam bahasa yang berbeda. Sekarang, Pink Martini melakukan musik di seluruh dunia.

     Dua berikut video dua tipe musik yang mereka produksi.



Monday, September 10, 2012

Sulaman Sichuan


     Seperti yang semua orang sudah ketahui, panda dari Cina. apalagi, sebagian besar panda tinggal di provinsi Sichuan yang saya lahir dan dibesarkan. Tapi, waktu wisatawan dari mancanegara pergi ke Sichuan, mereka tidak bisa membeli panda. Sichuan hotpot yang pedas terkenal juga, tapi wisatawan hanya bisa membeli pasta hotpot. Apa kerajinan yang baik sehingga wisatawan dapat dengan mudah membawa dan menjaga? Sulaman Sichuan!

     Sulaman Sichuan merupakan kerajinan khas Sichuan. Sulaman Sichuan diproduksi di Chengdu, Chongqing dan memiliki sejarah panjang. Pemerintah dinasti Han menbuka kantor sulaman di Chengdu. Pada dinasti Song, industri sulaman Sichuan membangun sangat pesat. Untuk dinasti Qing, industri sulaman Sichuan matang dan besar.

     Saya mengunjungi Amerika untuk pertama kalinya pada tahun 2003. Saya juga membeli sulaman yang indah dan ada panda di itu sebagai hadiah untuk keluarga angkat saya. Mereka menyukainya.

Friday, September 7, 2012

Perkenalan

     Nama saya Weiwei. Saya mahasiswa S2 di UW-Madison belajar International Public Affairs. Semester ini, saya mengambil bahasa Indonesia semester 5. Blog ini untuk kelas itu. Tolong membantu saya untuk memperbaiki bahasa Indonesia dan memberitahu saya ide blog yang menarik. Terima kasih!